Cari Blog Ini

Sabtu, 12 Mei 2012

Ini Motivasi Mancini Rebut Gelar Dari MU


VIVAbola - Manajer Manchester City, Roberto Mancini, sudah tak sabar mengantarkan timnya merengkuh

trofi Premier League musim 2011-12. Pria berkebangsaan Italia itu sangat termotivasi merebut gelar juara

dari rival sekota, Manchester United.


Mancini begitu berambisi mempersembahkan trofi Premier League, yang kali terakhir direngkuh ManCity

pada 1968 silam. Ia berani mengklaim bahwa gelar juara tersebut akan menjadi prestasi terbaik dalam

kariernya.


“Ya, saya berharap bisa melakukan yang lebih baik daripada yang sudah saya lakukan di Inter Milan. Saya

rasa, Premier League adalah kompetisi terbaik di dunia,” ujar Mancini seperti dilansir Daily Mail.


“Bagi saya, ini merupakan kompetisi tersulit. Jika meraih gelar juara, maka akan menjadi prestasi terbaik

dalam karier saya. Bagi semua pemain, ini sangat penting karena mereka akan mengubah sejarah setelah 

bertahun-tahun lamanya.”


Persaingan ketat dua tim elite Manchester mewarnai laga pamungkas musim ini, Minggu 13 Mei 2012.

Sebab, dengan torehan 86 poin sama dengan MU, ManCity kini menguasai puncak klasemen lantaran

unggul produktivitas gol.


Sah saja jika kemenangan di laga terakhir menjadi harga mati bagi kedua tim. ManCity akan menyambut

kedatangan Queens Park Rangers di Etihad Stadium, sedangkan MU melakoni laga tandang melawan

Sunderland.


“Saat bersama Inter, kami memenangi laga terakhir dan menjuarai kompetisi. Ini sangat baik, tapi akan

sangat sulit meraih juara dengan memenangi laga terakhir. Apakah para pemain yakin jika sekali juara,

kemudian akan meraihnya lagi? Ya!” tutur Mancini.


Sepanjang menangani Inter Milan, Mancini sukses merengkuh Scudetto dalam tiga musim beruntun, 2005-

06 hingga 2007-08. Pria yang pernah berseragam Lazio sebagai striker itu juga mempersebahkan dua trofi

Coppa Italia dan dua gelar Supercoppa Italia.


Catatan itu juga yang dijadikan Mancini untuk meyakini para punggawa The Citizens untuk merebut titel

Premier League musim ini. “Saat menang kembali, para pemain akan memahami bahwa mereka sudah

bekerja keras dan mengembangkan mental, kemudian mereka akan terus menang.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar