Abramovich. Ranieri menyebut Roberto Di Matteo layak dipermanenkan sebagai manajer Chelsea.
“Jika Chelsea memenangi Piala FA, finis di posisi 4 Premier League dan memenangi Liga Champions, ia
layak meneruskan pekerjaannya. Saya berharap, ia mampu mendapatkan posisi itu," kata Ranieri kepada
Tribalfootball.
Di Matteo kini masih berstatus sebagai manajer interim Chelsea. Dari status sebagai asisten manajer, pria
Italia 40 tahun ini promosi menggantikan peran Andre Villas-Boas yang dipecat.
Ranieri sangat mengenal Di Matteo karena pernah melatih Chelsea era 2000-2004. Sedangkan Di Matteo
memperkuat Chelsea pada 2002-2006.
Ranieri juga mengamati perilaku Di Matteo saat coba memulihkan kondisi karena cedera kaki melawan klub
Swiss, St Gallen. Cedera itu akhirnya membuat Di Matteo pensiun.
“Di Matteo bolak balik mengunjungi tim medis saat itu. Dia mengalami masih terburuk. Tapi, saya jadi
mengenal karakter dan determinasinya untuk pulih," kata Ranieri kepada London Evening Standard.
“Saya memberinya kesempatan memimpin Chelsea di final Piala FA 2002 melawan Arsenal. Ia layak
mendapatkannya sebagai pemain yang bagus dan menyenangkan."
“Ia punya kemampuan menjadi manajer. Apakah ia akan menjadi manajer di Chelsea? Mengapa tidak? ia
bekerja sangat bagus sekarang," ujar Ranieri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar